Bercerita sambil berbagi pengetahuan, Pengalaman dan hal manfaat lainnya

Kisah - Kisah didalam 10 Muharram (Yaumu 'Asyuro)

BM Cerita - Kebetulan sekarang kita telah memasuki bulan mulia yaitu bulan muharram, bulan yang didalamnya terdapat banyak peristiwa penting bagi Kita umat Muslim. Tanggal 10 Muharram atau yang dikenal dengan Yaumu 'Asyuro banyak menyimpan kisah-kisah yang patut kita ketahui sebagai Umat islam. Bulan Muharram atau yang lebih dikenal dengan bulan Suro ditanah jawa merupakan bulan yang sangat mulia dan sakral bagi bangsa arab dan jawa pada umumnya umat islam dimanapun berada pada khususnya, bulan suro sangat populer dikalangan orang-orang pecinta kemistisan karena dikait-kaitkan dengan hal yang mistis namun bagi umat islam bulan Muharram atau suro adalah bulan yang dimuliakan, bulan raya buat anak-anak yatim bulan yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya karena banyak sejarah didalamnya.


Berkaitan dengan bulan Muharram ada banyak sekali kisah mulia yang patut kita ketahui karena dapat menambah tebalnya iman kita 


#Berlabuhnya Kapal Nabi Nuh diatas Gunung Judiy

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa adzab yang diturunkan kepada umat Nabi Nuh AS yang membangkang adalah banjir yang luar biasa hebatnya, menenggelamkan seluruh permukaan bumi dan ini adalah banjir terbesar yang pernah ada dalam sejarah dunia. Tepat pada tanggal 10 Muharram kapal Nabi Nuh berlabuh diaatas Gunung Judiy atas izin Allah SWT. Nabi Nuh AS mengajak kaumnya yang taat untuk mengadakan syukuran dengan mensedekahkan apa yang mereka punyai, dan di jawa ada syukuran membuat makanan tiap malam 'asyuro sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT berkumpul dimasjid dan mushola menyantuni anak yatim dan doa bersama dimalam 'asyuro 


#Dikeluarkannya Nabi Yunus AS dari perut ikan Nun (Paus)

Nabi Yunus AS pernah melakukan suatu kesalahan yaitu lari dari tugas sebelum diperintahkan untuk berhijrah, dalam pelariannya Nabi Yunus ikut naik sebuah kapal. Dalam perjalanan kapal yang dinaiki oleh Nabi Yunus AS mendapat goncangan hebat dihantam ombak berkali-kali, hingga akhirnya ada seorang ahli yang berpendapat ada seorang pelarian yang ikut kapal tersebut.


Kemudian diadakan undian yang mana dengan cara tersebut akan ditemukan seorang pelarian tersebut, tiga kali diundi Nabi Yunus selalu mendapat hasil bahwa beliau lah pelariannya. Akhirnya Nabi Yunus AS mengaku dan dilemparkannya beliau kelautan lepas namun Allah SWT mengutus ikan Nun (Paus) untuk menelan Nabi Yunus agar Nabi Yunus AS selamat dari ganasnya lautan.


Selama 40 hari 40 malam Nabi Yunus AS merasakan 3 kegelapan, gelap didalam lautan yang dalam, gelap dalam perut ikan dan gelapnya malam hari. Akhirnya pada 10 Muharram Allah SWT menggiring ikan menuju tepi pantai dan dimatikannya ikan tersebut diutusnya burung untung mematuk ikan paus yang telah mati tersebut akhirnya tampaklah cahaya dari luar dan selamtalah Nabi Yunus AS dari 3 kegelapan didalam 10 'asyuro.


#Sembuhnya Nabi Ayyub AS dari penyakitnya


Nabi Ayyub AS terkenal dengan Nabi yang diuji dengan penyakit yang sangat mengerikan, tubuh beliau rusak parah bahkan dalam dagingnya keluar belatung yang setiap saat menggorogoti tubuh beliau. Namun Nabi Ayyub AS tetap tabah menghadapi ujian tersebut selama bertahun-tahun.


Pada tanggal 10 'asyuro Allah memerintahkan Nabi Ayyub AS untuk mandi dengan air yang keluar dari tanah seperti air mancur dan bersih semua tubuh beliau dari penyakit dan kembali segar seperti sedia kala.


#Nabi Daud AS dimaafkan atas kesalahannya
#Dikabulkannya Doa Nabi Musa dan Nabi Harun AS
#Diciptakannya Ruh Nabi Agung SAW

Begitu mulianya tanggal 10 'asyuro sehingga kita umat islam disunnahkan untuk berpuasa pada tanggal tersebut, namun perlu diingat sebagai umat islam jika akan puasa 'asyuro jangan cuma puasa pada hari 'asyuro saja namun diiringi hari sebelum (tasu'a/9 muharrom) atau setelahnya tanggal 11 Muharram.


Istri Sholihah

BM Cerita - Setiap Keindahan yang tampak oleh mata itulah perhiasan dunia, potongan lirik lagu yang sudah tidak asing ditelinga "Istri Solihah" yang dipopulerkan oleh H. Rhoma Irama, pada postingan kali ini saya akan coba membahas tentang Istri Sholihah, seperti biasa saya akan menyajikan cerita inspiratif karena memang blog ini akan saya isi dengan cerita cerita. Bukan rahasia lagi bila istri sholihah adalah idaman setiap lelaki.

langsung saja kita simak cerita berikut ini :

Istri SholihahAlkisah pada zaman rasulullah ada pasangan suami istri yang setia, mereka hidup dalam kesederhanaan. suaminya yang mata pencaharianya berdagang harus rela pergi jauh sekadar untuk berdagang, karena memang kebiasaan orang arab pada masa itu berdagang antar kota bahkan antar negara. Suatu hari sang suami hendak berangkat berdagang suamipun berpesan pada istrinya agar jangan keluar rumah hingga suaminya pulang, segala kebutuhan hidup telah disiapkan untuk satu bulan kedepan. berangkatlah suami berdagang, selang beberapa hari suami berangkat berdagang datanglah ayah sang istri mengabarkan bahwa ibunya sakit keras dan ingin bertemu dengannya, namun sang istri dengan perasaan bingung akhirnya memutuskan untuk tidak pergi walaupun ibunya sedang sakit keras dengan alasan taat pada sang suami yang telah berpesan kepada istri agar tidak keluar rumah sampe suaminya pulang. Pada zaman rosul memang belumada hand phone jadi tidak bisa sang istri memohon izin dengan telpon, bbm ataupun sms, beda dengan zaman sekarang yang sudah moderen. Akhirnya Ayahnya pulang dengan perasaan kecewa.


beberapa hari kemudian ayahnya datang lagi mengabarkan bahwa ibunya semakin parah sakitnya dan ingin bertemu dengannya, namun karena rasa taatnya kepada suaminya akhirnya sang istri tetap menolak, belum berani keluar hingga suaminya pulang. Sekali lagi ayahnya datang mengabarkan iibunya telah tiada, dengan perasaan yang pecah dan sangat bingung sang istri tetap tidak berani keluar sampai-sampai di anggap sebagai anak durhaka oleh ayahnya. 


selang beberapa hari suaminya pulang dan sang istri langsung menyambut suami dengan tangisan seraya menceritakan apa yang telah terjadi, akhirnya suami meminta maaf kepada istrinya dan mengajak sang istri menemui Baginda Rosulullah SAW untuk menceritakan kejadian tersebut, kabar gembirapun disampaikan oleh Rosulullah SAW sebab barokah ketaatan istri sama suami tersebutlah sang ibu masuk surga, jika istri tersebut tetap keluar untuk menjenguk ibunya malah sang ibu akan dimasukan kedalam neraka karena sang istri melanggar perintah suami.


Dari kisah tersebut dapat di ambil hikmah bahwa ketaatan istri terhadap suami dapat memberi barokah kepada kedua orang tua, tidak hanya untuk dirinya sendiri. Bahkan jika Allah tidak melarang manusia untuk sujud kepada selain Allah Reosulullah akan memerintahkan seorang istri bersujud kapada suaminya, itu mnenunjukan betapa penting sekali taat kepada suami selama tidak melanggar aturan agama. Semoga para istri dan calon istri yang membaca kisah ini terinspirasi dan termitivasi untuk jadi istri yang sholihah.


Darimana Sumber 4 Sungai Disurga ?

Sobat BM Cerita - Darimana Sumber 4 Sungai Disurga ?, surga mempunyai 4 sungai yang isinya berbeda-beda : Air yang sangat jernih, Susu yang tidak akan basi (tidak berubah rasanya, bahkan stiap tegukan semakin enak), Khomr (arak) yang sangat nikmat bagi peminumnya dan Madu yang terjaga kemurniannya.

Darimana Sumber 4 Sungai Disurga ?

Namun darimanakah 4 sumber sungai yang ada dalam surga tersebut ? apakah sama seperti sungai-sungai didunia ini yang berasal dari pegunungan ? atau mungkin keluar begitu saja tanpa alasan atau ada pabriknya ? penasaran ? atau sudah tahu sahabat. Mari kita simak bersama darimanakah sumber 4 sungai surga tersebut.


Nabi Agung Muhammad SAW bercerita pada malam isro mi'roj beliau diberi kesempatan mengunjungi semua tingkatan surga, disana Nabi SAW melihat ada 4 sungai seperti yang termaktub dalam al qur'an surat Muhammad ayat 15 :


مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ  طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفًّى

"(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring ....."


Nabi SAW penasaran dan bertanya pada malaikat Jibril AS darimanakah sungai-sungai itu berasal dan dimana bermuara ? Malaikat Jibril AS hanya mengetahui kemana sungai-sungai itu bermuara, yaitu ditelaga kautsar. Namun sama sekali belum mengetahui darimana asal sungai-sungai tersebut. Kemudian Malaikat Jibril AS berdo'a agar Nabi SAW dapat mengetahui darimana sumber sungai-sungai tersebut, tak lama kemudian datanglah malaikat mengucapkan salam kepada Nabi SAW seraya berkata "Ya Rasulullah pejamkanlah matamu" Nabi SAW memejamkan matanya, berkata lagi malaikat "Ya Rasulullah buka kembali matamu" tiba-tiba Nabi SAW berada dibawah pohon tak jauh dari pohon terlihat kubah yang sangat indah dari mutiara yang putih dan terdapat pintu yang terbuat dari mutiara yang hijau dan kunci dari emas merah.


Jikalau manusia dan jin yang ada dibumi semuanya diletakan diatas kubah tersebut niscaya bagaikan burung-burung yang sedang bertengger diatas gunung atau bagaikan kemiri yang dibuang kedalam lautan. Ini menunjukan betapa besarnya kubah yang Rasulullah lihat didalam surga. Dan Rasulullah melihat 4 sungai tadi bersumber dari bawah kubah tersebut. Tatkala Rasulullah ingin kembali karena merasa sudah tahu darimana sumber 4 sungai tersebut. 

Malaikat bertanya : Apakah engkau tidak ingin masuk kedalam kubah Ya Rasulullah ?
Rasulullah : Bagaimana cara kita masuk, sedangkan terdapat gembok dipintunya, dan bagaimana cara kita membuka gemboknya ?
Malaikat : Bukalah
Rasulullah :Bagaimana cara membukanya sedangkan Aku tidak punya kuncinya ?
Malaikat : Kuncinya ada ditanganmu Ya Rasulullah
Rasulullah : Dimana kuncinya ?
Malaikat : Kuncinya adalah بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 

Ketika Rasulullah mendekati gembok dan membaca Basmalah terbukalah gembok tersebut. Rasulullah masuk kedalam kubah dan melihat sumber 4 sungai yang membuat Rasulullah penasaran. Ternyata 4 sungai tersebut bersumber dari tiang-tiang yang ada dalam kubah. Tatkala Rasulullah SAW hendak keluar dari kubah ditanya oleh malaikat

Malaikat : Apakah engkau sudah mengetahui darimana sumber 4 sungai tersebut ?
Rasulullah : Ya, Aku sudah mengetahuinya. 

Ternyata bersumber dari tiang-tiang kubah dan diatas tiang tersebut tertulis 
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Sungai yang mengalirkan air bersih bersumber dari Mim nya lafadz بِسْمِ
Sungai yang mengalirkan Susu bersumber dari Ha nya lafadz  اللهِ
Sungai yang Mengalirkan Khomr bersumber dari Mim nya lafadz الرَّحْمٰنِ
Sungai yang mengalirkan madu bersumber dari Mim nya lafadz الرَّحِيْمِ

Akhirnya Rasulullah SAW mengetahui betul bahwa 4 sungai tersebut berasal dari basmalah. Allah SWT kemudian bersabda yang artinya "Wahai Rasulullah barangsiapa dari umatmu membaca basmalah dengan hati yang bersih niscaya Aku (Allah) akan memberi minum kepadanya dari 4 sungai tersebut".


Ternyata, basmalah yang sangat enteng diucapkan memiliki khasiat yang sangat besar. mari kita semakin memantapkan diri untuk selalu mengawali perbuatan baik kita sehari-hari dengan membaca basmalah. Semoga Kita termasuk orang-orang yang kelak diberi anugrah oleh Allah SWT untuk merasakan nikmatnya 4 sungai yang ada dalam surga, amin amin amin.

Baca Juga : Batu Saja Masuk Surga

Tekad Kuat Naik Haji, Memudahkan Jalan Menuju Baitullah

Sobat BM Cerita - Tekad Kuat Naik Haji, Memudahkan Jalan Menuju Baitullah. rukun islam ke 5 menunaikan haji bagi yang mampu. Rukun islam yang ke 5 ini memang bukan hal yang mudah, namun memang sudah ada jatah nya masing-masing yang jadi rahasia Allah SWT. Mampu disini bukan berarti memang orang kaya saja yang bisa melaksanakannya , namun ada-ada saja jalannya kalau memang ada jatah jadi tamu Allah.




Tidak bisa dipungkiri memang semua umat islam mempunyai cita-cita untuk berangkat haji, namun apa daya bagi yang ekonominya pas-pasan jangankan mimpi naik haji untuk sekedar makan saja kadang sudah susah. Akan tetapi ibadah haji memang hal yang istimewa, belum tentu yang kaya secara kasat mata yang pasti berangkat, terkadang yang kelihatannya tidak mungkin justru dipanggil oleh Allah SWT sebagai tamunya yang dimuliakan.

Berikut beberapa Saudara Kita yang berangkat haji bukan dari golongan kaya sebagaimana lazimnya

1. Pemulung Berangkat Haji

Pemulung, secara nalar tidak mungkin bisa naik haji terkadang untuk makan saja sudah sulit, apalagi berpikir untuk naik haji, namun nyatanya ada. Ada sepasang suami istri yang pekerjaan sehari-harinya sebagai Pemulung mempunyai tekad untuk naik haji. Padahal rumah saja tidak punya, mereka tinggal dibawah jembatan. Tahun demi tahun menyisakan hasil dari memulung untuk ditabung dan akhirnya cukup sudah untuk berangkat. Berangkatlah pasangan pemulung tadi naik haji dan dimakkah bertemu dengan teman yang baik, mereka jadi akrab. Setelah kembali ketanah air teman baik yang tadi bertemu dimakkah bermaksud ingin main ke tempat pemulung. Setelah sampai di alamat yang diberikan bertanya kesana kemari namun semua orang yang ditemui tidak kenal dengan orang yang dicari. Akhirnya ada seseorang yang mengenal orang yang dicari tadi dan diberitahu bahwa mereka sepasang pemulung dan tinggal dibawah jembatan. Betapa kagetnya teman haji tersebut. Setelah bertemu dengan pasangan pemulung akhirnya teman tersebut merasa iba dan kemudian dibangunkan sebuah rumah untuk pasangan pemulung tersebut. Mulailah dengan niat yang baik sahabat, semoga cita-cita kita dalam berhaji dapat terlaksana.


2. Haji sebab dapat uang dijalan

Pernah suatu kali ketika kami datang bertamu kepada salah seorang guru yang kala itu hendak melaksanakan rukun islam ke 5 Beliau bercerita, bahwa sesungguhnya haji itu merupakan pilihan dari Allah SWT. Tidak harus kaya dulu baru bisa naik haji, namun memang sudah rezekinya orang yang beruntung. Suatu ketika ada seorang biasa (Kita ebut Bejo) yang tidak kaya berjalan dipinggir jalan raya. Ia terus berjalan tanpa tau mau kemana, tanpa sengaja kakinya menyentuh plastik kresek yang cukup besar, karena rasa penasaran dibukanya plastik kresek tersebut dan duar kaget bukan main. Ternyata isinya adalah uang kertas sangat banyak, mungkin ratusan juta.


Walaupun si orang biasa tadi hidup pas-pasan namun tidak tergiur dengan uang tersebut, karena Ia tahu uang itu bukan miliknya. Kemudian mulailah Kang Bejo menyebarkan info tentang uang tersebut, namun sesuai dengan aturan Fiqih. Kang bejo cuma menjelaskan ciri-ciri benda yang ditemukan, tidak secara detail. Kalau secara detail disebarkan sudah barang tentu banyak yang mengaku itu miliknya.

Bulan demi bulan terlewati, tahun demi tahun sudah berlalu. karena belum juga ada yang datang mengakui benda itu milik siapa, akhirnya Kang Bejo sowan kepada salah seorang kiyai untuk bertanya hal ikhwal yang Kang Bejo alami. Menurut Pak Kiyai secara hukum uang tersebut sudah menjadi hak Kang Bejo, karena Kang Bejo sudah melakukan hal yang benar sesuai syariat. Saran dari Pak Kiyai agar uang tersebut digunakan untuk naik Haji dan Kang Bejo pun mengiyakannya.

Itulah Rizki dari Allah, jika sudah mau datang takkan ada yang bisa menghalangi. Jadi jangan sampai putus asa akan apa yang sedang menimpa kita saat ini. Kita tidak tahu apa yang akan kita temui didepan kita nanti. Keep Husnudlon kepada Allah SWT.


3. Tekad Haji Jalan Kaki

Masih ingat dengan Mochammad Khamim Setiawan, Pemuda asal Desa Rowokembu Kec. Wonopringgo Kab. Pekalongan yang berangkat naik haji dengan cara berjalan kaki pada 28 Agustus 2016. Karena tekad yang kuat dan Niat yang kukuh akhirnya pada September 2017 Khamim sampai Di Makkah. Bagaimana Sahabat ? keren bukan niat Kang Khamim tersebut. Barangkali Sahabat mau coba.


4. Berkah Al Qur'an naik Haji

Suatu ketika saat ngaji Ba'da subuh kami diceritakan oleh KH. Faizin Munawir Pekalongan, Beliau bercerita bahwa ada sebuah daerah di Madura yang sangat istimewa. Barangsiapa mampu mengkhatamkan AlQur'an 40x ditempat tersebut insya Allah akan naik haji. Dan itu sudah dibuktikan oleh salah seorang murid Ayahnya KH. Faizin Munawir Pekalongan. Selang beberapa tahun setelah sang murid mengkhatamkan Alqur'an 40x disuatu daerah di Madura. Bagaimana Sahabat ? ingin coba ? monggo datang ke madura.


5. Tukang Bubur Naik Haji

Kalau yang ini si Sinetron, namun bukan sinetronnya yang akan kita bahas. Lebih jauh bagaimana perjalanan H. Sulam sampai bisa naik Haji. 

- H. Sulam kala diminta oleh Emak untuk bisa naik Haji tidak menolak, Namun selalu dijawab dengan santai dan yakin "Insya Allah Mak" dengan jawaban tersebut do'a emak semakin kuat dan jadi barokah.
- Ketika Mang Ojo menulis nama "H. Sulam" digerobaknya, H. Sulam yang kala itu belum naik haji tidak serta merta marah, namun sebaliknya H. Sulam malah menanggapi itu dengan santai dan berkata "mungkin ini cara Mang ojo mendoakan saya", padahal ada H. Mukhidin yang selalu dengki dan benci dengan Haji sulam yang bercita-cita naik haji padahal Dia hanya penjual bubur ayam keliling.
- H. Sulam dengan sabar menabung sedikit demi sedikit, demi melaksanakan cita-cita emak yang ingin sekali naik haji, dan ternyata berkah. H. Sulam dapat hadiah mobil bernila ratusan juta yang kemudian dibeli oleh orang yang baik hati dan akhirnya bukan cuma cita-cita emak untuk naik haji terlaksana namun H. Sulam dan istri serta Mang Ojo pun diajak naik Haji.

Bagaimana sahabat, keren bukan niat dan tekad beliau-beliau yang igin melaksanakan Haji namun dengan ekonomi yang secara kasat mata jauh dari kata mungkin, tapi nyatanya itu terjadi. Ingat Jika Allah akan menurunkan Rizki kepada siapa tidak ada yang bisa menghalangi.

Apotek Hidup

Sobat BM Cerita - Salah satu hal manfaat yang sering kita lupakan adalah menjaga kesehatan, Kesehatan merupakan kenikmatan yang diberikan oleh Allah termasuk nikmat yang bernilai tinggi. Disamping kita harus mensyukuri nikmat kesehatan dengan meningkatkan kualitas ibadah kita, lebih baik lagi menjaga kesehatan dengan cara berolah raga yang cukup dan teratur, menjaga pola makan, istirahat yang cukup. 

Apotek Hidup


Terus bagaimana jika terlanjur sakit ? untuk menjaga kesehatan atau pertolongan pertama alangkah baiknya kita buat Apotek Hidup. Apotek Hidup adalah solusi untuk menunjang kesehatan kita, disamping sebagai pertolongan pertama saat dibutuhkan. Terlebih jika ada saudara, tetangga dan teman yang kebetulan butuh dengan herbal yang ada di Apotik Hidup Kita.


Tidak perlu menggunakan tanah yang luas untuk membangun apotek hidup, yang penting ada kemauan dari kita untuk membuatnya. Kita bisa memanfaatkan tanah yang ada disamping bangunan rumah, atau bisa juga menggunakan sistem hidroponik. Memanfaatkan ember yang sudah tidak dipakai untuk media tanam, bisa mengirit biaya. atau yang suka teknik hidroponik bisa lebih bagus lagi.



Untuk tanaman herbal apa saja yang akan ditanam tergantung kebutuhan, misal dikeluarga kita ada yang terkena kencing batu, kita bisa tanam kumis kucing, keji beling. Disamping untuk pengobatan bisa pula digunakan untuk pencegahan bagi anggota keluarga kita. Ciplukan, pohon yang dulu hidup disemak-semak kini menjadi primadona karena mengandung banyak hasiat. Antara lain Menyembuhkan penyakit jantung,Sebagai obat asma,Mengobati penyakit kurap,Menurunkan demam,Menurunkan tekanan darah tinggi. Disamping itu ciplikan mempunyai nilai jual yang tinggi.

Untuk penanggulangan saat sikecil demam, tanam juga daun Cocor bebek. Rasa adem yang terdapat dalam daun cocor bebek dapat meredakan demam pada sikecil. Tunggu apa lagi sahabat, segera cari herbal-herbal berhasiat untuk membangun Apotek Hidupmu.

Sirsak, selain buahnya yang enak untuk dimakan daun sirsak juga kaya akan khasiat. ulat yang bermetaforfosis dipohon sirsak juga akan jadi kupu-kupu yang cantik. ini menambah nilai lebih bagi kita yang cinta akan keindahan alam. Khasiat daun sirsak antara lain Mengobati Diabetes, Mengobati Kista Ovarium, Menghambat Penyebaran Sel Kanker, Meningkatkan Kesuburan, Mengobati Asam Urat.

Cocor Bebek

Ciplukan

Kumis Kucing

Sirsak

Keji Beling

Daun Sirih


Bagimana sahabat ? jangan pikir lama-lama, segera upgrade hidupmu dengan membangun apotek hidupmu sendiri. disamping kaya akan manfaat bisa jadi hobi baru tentunya. Disamping itu bisa mendatangkan banyak keuntungan baik secara duniawi maupun ukhrowi. Jika hasil dari yang ditanam banyak bisa dijual dan menghasilkan keuntungan diniawi. Jika ada tetangga atau teman yang membutuhkan herbal dan kebetulan ditempat kita ada ini akan menjadikan keuntungan ukhrowi buat kita sebab bernilai pahala. 

Niat Yang Ikhlas

Pada jaman dahulu . . . . . . .

Sobat BM Cerita - Ada seorang Pemuda dari Bani israil sangat marah ketika mengetahui di kampungnya ada sebuah pohon besar yang sangat dipuja-puja oleh orang sekitar, karna keimanannya kepada Allah Dia mempunyai rencana untuk menebang pohon tersebut. Berangkatlah seorang Pemuda Bani israil membawa kapak untuk memotong pohon besar yang dipuja-puja, tetapi ditengah jalan dihadang oleh setan yang menyamar sebagai manusia, dihalang-halanginya Pemuda Bani israil tersebut agar tidak menebang pohon besar tersebut. Akan Tetapi karena tekat yang kuat dan juga rasa niat yang ikhlas agar kemusyrikan tidak makin merajalela akhirnya Pemuda Bani israil tersebut sanggup mengalahkan setan.


Setan yang kalah dalam pertempuran akhirnya mengadakan negosiasi kepada Pemuda Bani Pemuda isarail dan berjanji akan selalu memberikan harta setiap hari yang akan diletakan di bawah sajadah tempat Pemuda Bani israil shalat. Selang beberapa bulan setanpun merasa capek karena harus memberi harta kepada Pemuda Bani israil tiap hari, akhirnya setan tidak lagi melaksanakan janjinya. Pemuda Bani israil yang merasa ditipu olah setan marah dan berangkat lagi untuk Menebang pohon besar. Tiba-tiba dijalan dihadang setan kembali, namun kali ini bukan setan yang kalah akan tetapi Pemuda Bani israil yang dikalahkan setan, karena niatan yang kedua bukan karena Allah dan bukan keikhlasan yang ada tapi duniawiahlah tujuanya karena setan tidak lagi menyiapkan harta pada Pemuda Bani israil, dengan mudah Pemuda Bani israil dikalahkan setan.


Dari kisah diatas dapat di ambil hikmah bahwa dalam melaksanakan segala sesuatu harus didasari dengan keimanan dan keikhlasan. Jangan sampai niat yang semula mencari ridlo Allah berubah menjadi karena hal lain. 

Menata niat merupakan hal yang baik. Dari awal tatalah niat terlebih dahulu, agar apa yang kita lakukan akan menghasilkan hal yang baik pula.

Sekian

Moga Manfaat . . . . . 

Keutamaan Hari Jum’at

Sobat BM Cerita - Di banding hari lain ibarat rembulan dengan bintang - bintang, hari jum’at adalah hari yang paling mulia bahkan disebut sayidul ayyam yang artinya Tuannya Hari. Hari paling mulia bagi kaum muslimin. Berkaitan dengan hal tersebut ada sebuah hikayat pendek, suatu ketika Nabi Musa AS pergi ke bukit baitul maqdis disana Nabi Musa AS melihat ada sekelompok kaum yang sedang beribadah kepada Allah SWT dengan sangat khusu’ dan sungguh – sungguh dalam beribadah. 


Keutamaan Hari Jum’at


Nabi Musa AS bertanya kepada kaum tersebut kemudian merekapun menjawab “Kami termasuk umatmu Hai Nabi Musa, kami disini sudah 70 tahun lamanya beribadah dengan sungguh – sungguh dan khuyu’, baju kami baju kesabaran makanan kami tumbuhan yang ada dibumi dan minuman kami air hujan. Mendengar penuturan mereka Nabi Musa AS sangat bersyukur. Kemudian Allah mewahyukan kepada Nabi Musa As “Hai Musa sungguh umat Nabi Muhammad ada satu hari yang mana dihari tersebut shalat 2 rokaat lebih hebat pahalanya dari pada umatmu tersebut.” Nabi Musa bertanya “wahai Tuhan Kami, hari apakah itu ?.” Allah menjawab “itu adalah hari jum’at.” Mendengar hal tersebut Nabi Musa merasa ingin dberi keberkahan hari itu untuk umatnya, kemudian Allah SWT menjawab “Hai Musa hari sabtu hari mulia untukmu, hari ahad untuk Nabi Isa AS, hari senin untuk Nabi Ibrohim AS, hari selasa untuk Nabi Zakaria AS, hari rabu untuk Nabi Yahya AS, hari kamis untuk Nabi Adam AS dan Hari jum’at terkhusus untuk Nabi Muhammad SAW.” Nabi Musa AS pun kagum dengan keutamaan umat Nabi Agung Muhammad SAW.


Betapa hebatnya hari jum’at tersebut, kita patut bersyukur atas kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada kita umat akhir zaman umat nabi Muhammad yang dimuliakan. Bahkan dihari juma’at ada satu waktu yang mana bila kita berdoa jaminan terkabul doa tersebut, namun waktu tersebut masih dirahasiakan Allah, ada yng berpendapat antara 2 khutbah jum’at pendapat ini yang paling kuat.


Sebagai rasa syukur kita hendaknya kita memuliakan hari jum’at dengan amal sholih, mandi ketika akan berangkat kemasjid untuk sholat jum’at, memakai wewangian, memperbanyak baca alqur’an, sholawat, shodaqoh dan amal sholih lainnya. Bahkan Sayida Abu Bakar As sidiq meriwayatkan sebuah hadits yang artinya “Barangsiapa mandi dihari jum’at (karena memuliakan) maka diampuni dosanya, ketika berjalan ke masjid setiap langkah dihitung pahala ibadah 20 tahun dan ketika menjalankan sholat jum’at dihitung pahala beribdah 200 tahun.” Subhanallah . . . . .



Belajar Dari Seekor Tawon atau Lebah

Sobat BM Cerita - Sahabat Kita bisa belajar Dari Seekor Tawon, Tawon Ataupun Lebah merupakan binatang yang namanya disebut dalam Alqur'an bahkan diabadikan sebagai nama sebuah surat dalam Alqur'an, betapa mulia nya binatang ini mendapat hadiah sebesar itu dari Allah. banyak pelajaran yang dapat diambil dari seekor Tawon ataupun Lebah, mereka adalah binatang yang setia terhadap ratunya, mau bekerja keras baik untuk mencari bahan untuk membuat rumahnya maupun mencari makanan, hanya mengambil yang bermanfaat dan bersih yaitu madu yang sangat banyak manfaatnya untuk manusia.

Belajar Dari Seekor Tawon atau Lebah

Pada suatu pagi saya duduk santai ditepian sungai sragi, kegiatan rutin tiap hari. Kala itu tanpa sengaja Aku melihat seekor tawon yang sedang asik menempel pada kayu tua yang sudah rapuh, saya kira tawon itu Cuma hinggap karena kecapean setelah beterbangan, eh ternyata sedang mengambil serbuk kayu tersebut. Sambil kupandangi tawon sambil bertafakur betapa indahnya makhluk ciptaan Allah SWT, yang katanya tak berakal namun penuh semangat menjalani hidup dari situ dapat disimpulkan tidak ada salahnya belajar dari seekor Tawon atau Lebah. 


Sambil terus kuperhatikan tawon tersebut semakin banyak serbuk kayu yang didapat, tak lama kemudian tawon pun terbang. Kukira dekat tempat tawon berhenti terbang, ternyata jauh sekali tawon itu pergi. Lama kufikirkan untuk apa serbuk kayu tersebut, akhirnya kuingat juga ternyata serbuk kayu sebagai bahan untuk membuat rumah si tawon. Hebat sekali, seekor tawon saja mau terbang sejauh itu untuk mencari rejeki. Kita sebagai manusia makhluk Allah yang berakal mestinya harus bisa belajar dari seekor tawon makhluk Allah yang walaupun tak berakal namun semangat juangnya dahsyat, semangat mencari rejeki meskipun harus menempuh jarak yang jauh sekalipun. 


Sekian


Moga manfaat . . . 


Menjaga Kehormatan Wanita

Sobat BM Cerita - Alhamdulillah pada postingan kali ini saya akan coba ceritakan tentang kisah ulama yang yang sangat terpuji dan menurut saya patut dijadikan contoh. pada dasarnya seorang ulama selalu bisa mengayomi umat, Ulama yang satu ini juga sama.


Teringat dulu ketika sedang ngaji bersama beliau Mbah KH. Abdus Syukur Rembun Pekalongan dimasjid Al Mubarok, Beliau bercerita dahulu ada seorang ulama yang bernama Syekh Hatim Al Ashom. Dijuluki Al Ashom yang artinya tuli sebab beliau rela mengorbankan dirinya dengan berpura-pura tuli demi menjaga kehormatan seorang wanita


Menjaga Kehormatan WanitaDi kisahkan beliau syekh hatim sedang berdagang dipasar, ketika sedang menata dagangannya untuk di jajakan datanglah seorang wanita yang hendak membeli sapu, wanita tersebut bertanya “maaf Pak sapu ini berapa harganya” belum sempat Syekh Hatim menjawab tiba-tiba wanita tersebut tak tahan menahan kentutnya yang terdengar sangat merdu, dengan perasaan malu wanita tersebut diam mukanya memerah, namun syekh Hatim tidak lantas membuat wanita itu malu dengan mengolok-oloknya karena kentut sembarangan justru malah beliau pura-pura tuli seraya berkata “maaf mau beli apa (sambil mengeraskan suara) saya tidak dengar, saya agak tuli. Bicaralah yang keras” wanita itupun sedikit lega ternyata sang penjual tidak dengar kentut merdunya, lantas berkata “ mau beli sapu Pak” syekh Hatim “apa, mau beli kayu, saya tak jual, jaualnya sapu” si wanita makin yakin bahwa penjual benar- benar tuli. “Saya mau beli sapu Pak (sambil mengeraskan suaranya) Syek Hatim “Oh . . .Sapu, ya ambil saja.”.


Sejak saat itulah Syekh Hati mendapat julukan Al Ashom (yang tuli), betapa mulianya beliau Syekh Hatim Al Asho. Demi kehormatan seorang wanita rela mengorbankan harga dirinya dengan berpura-pura tuli, bahkan selama wanita tersebut hidup kurang lebih 15 tahun.


Kita sebagai umat islam jaman sekarang alangkah baiknya meneladani cerita-cerita dari kaum terdahulu, mengambil hikmah dan mangambil ibrah dari kisah-kisah kaum terdahulu dan kisah inspiratif dari pendahulu kita baik dari golongan Nabi, sahabat, wali, ulama. Sebagai dasar kita menjalani kehidupan kita didunia ini.


Semoga kisah Syekh Hatim Al Ashom tersebut menginspirasi kita untuk menjaga kehormatan orang lain sesama muslim, karena menutupi cacat orang lain kelak Allah juga akan menutupi cacat kita diakhirat.


Semoga bermanfaat

Baca Juga Istri Sholihah

Mengasihani Yang Kecil

Sobat Bm Cerita - Pada postingan lalu telah dibahas tentang Mengasihani Yang Kecil, kali ini ada lagi dengan judul sama namun kisahnya dari orang berbeda. Kisah kali ini datang dari Amirul Mukminin Sayidina Umar bin Khotob. Inti kisahnya sama masuk surga lantaran mengasihani yang kecil maka Allah memuliakan beliau dengan surganya.


Mengasihani Yang Kecil
Apa sih untungnya buat kita mengasihani yang kecil, kalau menindas yang kecil lebih mengasikkan. Jelas sangat penting mengasihani yang kecil kalau kita ingin dikasihani yang maha besar. Kembalinya pada diri kita sendiri, jika kita mengasihani yang kecil otomatis yang maha besar akan mengasihani kita karena kitapun kecil dihadapanNya. Untuk itu kasihanilah yang kecil agar kita dikasihani yang maha besar.


Alkisah pada suatu hari Amirul Mukminin Sayidina Umar bin Khotob sedang berjalan disebuah jalan pinggiran kota, Beliau melihat anak – anak kecil yang sedang asik bermain burung pipit. Karena merasa kasihan sama burung pipit tersebut Sayidina Umar membelinya dari anak – anak tersebut lalu dilepaskannya burung pipit tersebut oleh Sayidina Umar.


Suatu ketika tatkala Sayidina Umar bin Khotob telah wafat salah seorang Ulama mimpi bertemu Beliau Amirul Mukminin. Ulama bertanya kepada Sayidina Umar tentang apa yang terjadi pada Beliau dialam kubur. “apa yang Allah SWT lakukan kepada engkau wahai Amirul Mukminin ?“ tanya Ulama kepada Sayidina Umar. Sayidina Umar menjawab “Allah telah mengampuni segala dosaku dan menyelamatkanku dari keburukan alam kubur”. Ulama bertanya lagi “sebab apakah engkau mendapatkan anugerah tersebut wahai Amirul Mikminin, apakah sebab kebaikanmu atau sebab keadilanmu atau sebab kezuhudanmu ?” Amirul Mukminin menjawab “ketika Aku jasadku dimasukan kedalam kubur dan ditimbunkan tanah kekuburku semua orang meninggalkanku, datanglah dua malaikat yang sangat menakutkan membuat akalku melayang – layang saking takutnya. Kemudian dua malaikat tadi mendudukanku dan hendak memberikanku pertanyaan kubur. Kemudian Aku mendengar suara yang mengatakan “Wahai Malaikatku, tinggalkan Hambaku jangan kalian menakut – nakutinya sesengguhnya Aku mengasihaninya dan menyelamatkannya karena Dia telah mengasihani burung pipit yang kecil didunia maka Akupun mengasihaninya disini.”


Begitulah balasan untuk orang yang mengasihani yang kecil, karena kitapun kecil dihadapan Allah. Coba kita renungkan sejenak, Sayidina Umar bin Khottob seorang yang sangat adil, yang gagah berani dijamin surganya karena seorang yang gigih membela Rosulullah masuk surga karena mengasihani burung pipit, karena Rohmat Allah Beliau selamat dari fitnah kubur bukan sebab kebaikan, keadilan dan kezuhudannya. Lalu kita yang umat biasa bagaimana ? mulai sekarang berusahalah mengasihani yang kecil akan rohmat Allah menyertai kita.

Menghormati Orang Tua, Beda Keyakinan bukan Alasan

Menghormati  Orang Tua, Beda Keyakinan bukan Alasan
Sobat BM Cerita - Bukan rahasia lagi kita sebagai umat islam harus menyadari bersama bahwa menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih kecil adalah perintah rosul. Bahkan merupakan pondasi iman. Maka dari itu sebagai mukmin yang baik alangkah baiknya kita selalu berusaha menjaga kesopanan kita terhadap yang tua dan menjaga kehormatan kita dengan menyayangi yang lebih muda, dengan demikian diharapkan akan tercipta kehidupan yang harmonis diantara kita kaum mukmin. Yang tua memberi contoh yang muda dengan jalan yang santun maka yang muda akan menghormati yang tua dengan cara yang santun pula.


Berkaitan dengan hal tersebut ada sebuah kisah inspiratif yang bisa kita jadikan referensi menjalani hidup sebagai muslim yang baik. Mari kita simak bersama Menghormati Orang Tua, Beda Keyakinan bukan Alasan. 


Alkisah beliau sahabat Ali rodliallahu ‘anhu hendak pergi ke masjid untuk melaksakan jama’ah shalat subuh, beliau keluar dari rumah agak telat saat itu. Sesampainya dijalan dekat masjid beliau terhalang oleh orang tua dari kaum Nasroni yang sangat pelan sekali jalanya karena sudah sangat tua. Beliau berpikir bagaimana agar bisa ikut jama’ah subuh bersama rosulullah sedangkan dijalan yang sempit dan tidak ada jalan lain selain jalan itu ada orang tua yang sedang melintasi jalan itu juga. Sebagai orang yang sangat menjaga kesopanan sahabat Ali tidak berani mendahului orang tua tersebut, sekalipun seoarang Nasroni. Itulah orang islam sejati tidak pandang bulu dalam melaksanakan amalan agama, tetap menjaga kesopanan sekalipun terhadap Nasroni. 


Sahabat Ali tetap setia berjalan dibelakang orang Nasroni itu, ternyata memang Allah yang maha pengashih sangat senang terhadap sifat sopan santun sampai-sampai Allah pun memberi hadiah sayidina Ali tetap bisa berjamaah dengan rosulullah. Allah SWT memerintahkan malaikat mika'ail untuk menahan matahri agar tidak terburu - buru untuk terbit sementata itu ketika Rosulullah sedang ruku’ dan hendak i’tidal malikat jibril menahan Rosulullah dengan sayapnya agar tidak i’tidal dulu, cukup lama rosulullah ruku’ hingga para sahabat bertanya-tanya dalam hati kenapa tumben Rosulullah ruku’ selama ini. Setelah sayidina Ali sampai di masjid takbir terus ruku’ baru Rosulullah bangun i’tidal.


Betapa mulianya sopan santun terhadap yang lebih tua, sekalipun terhadap non muslim. Itulah islam, selalu memberikan contoh baik terhadap umatnya


Semoga kita terinspirasi dari kisah tersebut dan akhirnya bisa lebih baik lagi dalam segala hal


Berkah Menjauhi Makanan Minuman Haram

Sobat BM Cerita - Makanan dan minuman haram memang akan sangat mempengaruhi kehidupan kita, mempengaruhi cara pikir dan cara hidup kita. Betapa tidak, ibarat tubuh sebuah mesin kendaraan makanan adalah bahan bakarnya, jika bahan bakarnya berkualitas baik maka mesinpun akan bekerja dengan baik begitu juga jika bahan bakarnya jelek bahkan bahan bakar yang tidak pantas digunakan karena memang kandungan atau campuran dari bahan bakar tersebut ada bahan yang dapat merusak mesin otomatis kerja mesin tidak akan stabil, mesin cepat rusak lebih parahnya lagi mesin bisa mati.

Berkah Menjauhi Makanan Minuman Haram

Begitupun soal makanan, jika makanan yang dimakan berasal dari makanan yang halal dan baik (bergizi) secara wujud maupun cara mendapatkannya insyaAllah tubuh kita akan sehat jasmani dan rohani, sehat jasmani badan tidak mudah sakit – sakitan sehat rohani tidak mudah terkena penyakit hati dan mudah untuk beribadah itulah Berkah Menjauhi Makanan Minuman Haram. Sebaliknya jika makanan yang kita konsumsi tidak makanan haran secara wujud ataupun cara mendapatkannya dengan jalan yang tidak halal maupun makanan yang tidak jelas asal – usulnya akan mempengaruhi cara hidup dan cara pikir kita. Tubuh mudah terkena penyakit yang aneh – aneh dan mudah terserang penyakit rohani susah di ajak ibadah.


Siapa yang tidak mengenal sosok Imam Muhammad bin Idris alias Imam Syafi’i imam besar madzhab fiqh yang mayoritas dianut umat islam indonesia. Ternyata dibalik kesuksesan keilmuan imam syafi’i memang terjaga dari orang tua beliau yang memang tidak pernah konsumsi makanan dan minuman haram. Kemurnian makanan dan minuman yang dikonsumsi ternyata membawa berkah yang sangat besar, tidak hanya berdampak baik bagi pelakunya namun juga untuk keturunannya. Mari kita simak kisah proses pertemuan antara Ayah dan Ibu imam Syafi’i Rodliallahu ‘anhu.


Alkisah imam idris Ayah imam syafi’i memang terjaga dari sesuatu yang haram sejak kecil, setelah cukup dewasa terbiasa dengan puasa disiang hari dan ibadah dimalam hari. Suatu ketika imam idris berjalan – jalan ditepian sungai mencari udara sejuk sembari memuji kekuasaan Allah, bertafakur memikirkan keindahan dan keagungan kekuasaan Allah. Tidak disadari ternyata waktu sudah hampir maghrib. Karena berjalan sudah cukup jauh kalaupun mau pulang untuk berbuka pastinya sudah telat. Belaiu berhenti sejenak memandangi aliran sungai, didpatinya buah delima yang hanyut ikut aliran sungai. Diambilnya buah delima tersebut, tidak berselang lama terdengar kumandang adzan maghrib. Spontan saja delima dimakan oleh imam idris, setelah cukup banyak yang dimakan beliaupun teringat kalau yang dimakan bukanlah hak beliau “astaghfirullahal ‘adlim, punya siapa ini buah yang kumakan”.


Sambil kebingungan menyesali apa yang sudah terlanjur dilakukan, beliaupun berniat mencari pohon sumber buah tersebut berasal untuk meminta kehalalan buah yang dimakan. Disusurinya sepanjang sungai sampai akhirnya ditemuinya pohon yang buahnya sama persis dengan yang ditemuinya disungai sore tadi. Imama idris mencari tahu siapa pemilik pohon delima tersebut, didapatinya seorang tua yang sedang bediri didekat pohon, imam idrispun menghampirinya sambil bertanya siapa pemilik pohon tersebut. Ternyata pohon tersebut milik seorang kaya raya didesa tersebut, imam idris minta diantarkan kerumah pemilik pohon delima tersebut.


Sampailah imam idris dirumah pemilik pohon delima, memang benar adanya si pemilik pohon memang seorang kaya raya. “Assalamu’alaikum Pak” imam idris memberikan salam kepada pemilik rumah, “wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh” sahut pemilik rumah yang tidak lain adalah pemilik pohon delima. Lantas imam idris mengutarakan maksud kedatanganya “benar pohon delima ditepi sungai milik bapak ?” pemilik delima menjawab “benar anak muda, pohon itu milik saya” imam idris kembali berkata “maafkan saya Pak, tidak sengaja tadi saya menemukan buah delima disungai dan ternyata itu dari pohon delima milik bapak, saya mohon kehalalan buah tersebut Pak”. Dengan perasaan kaget pemilik delima sangat terkagum bergumam dalam hati “kok ada pemuda yang sebegitu jujurnya dan sampai meminta kehalalan buah yang sudah hanyut jauh terbawa air sungai, kalau dia bukan pemuda yang benar – benar taqwa tidaklah mungkin seperti itu. Kebetulan aku punya anak putri yang sholihah akan kujodohkan saja dengannya.” Namun pemilik delima sengaja hendak menguji kesungguhan pemuda dan penasaran juga sebenarnya siapa dia. Pemilik delima menjawab “enak saja kamu meminta kehalan, itu buah kesayangan putriku. Jika engkau menginginkan kehalalan buah tersebut engkau harus bekerja dahulu disini selama dua tahun tanpa dibayar baru aku menghalalkan buah itu untukmu.” Imam idris menyanggupi syarat dari pemilik buah delima tersebut.


Akhirnya imam idris menetap ditempat pemilik delima bekerja tanpa dibayar seperpun demi kehalalan buah delima yang dimakannya. Sesuai kesepakatan dua tahun waktu yang ditentukan untuk mendapatkan kehalalan delima. Bekerja apapun pemintaan pemilik delima, susah payahpun dilakukan tanpa mengeluh namun kebiasaan puasa disiang hari dan ibadah dimalam hari tetap berjalan seperti biasa. Dua tahunpun berlalu, imam idris lantas memohon kehalalan dan ijin untuk pulang. Namun apa jawaban pemilik delima, ternyata masih ada satu syarat lagi. Pemilik delima berkata “engkau bisa mendapat kehalan buah tersebut namun ada satu syarat lagi” “apa syratnya Pak ?” sahut imam idris. “syaratnya engkau harus menikah dengan putriku satu – satunya, apakah engkau besedia anak muda ?” jawab pemilik delima. Imam idris bergumam dalam hati “selama kerja ditempat ini belum pernah aku melihat sosok anak bapak pemilik delima, sebenarnya seperti apa orangnya” lalu imam idris tidak pikir panjang menjawab “jika itu untuk kehalalan buah yang kumakan tentu aku rela sekalipun harus menikahi putrimu Pak.” Pemilik delima berkata kembali “namun anakku seorang yang cacat, mata tidak dapat melihat telinga tiada dapat mendengar, lisan tiada mampu berucap, kaki tanganpun cacat. Apakah engkau tetap bersedia anak muda ?” imam idris sempat kebingungan, baru sekali akan menikah namun calon istrinya cacat semua sebagai manusia normal juga sempat bingung namun demi kehalalan delima belia tetap menyetujui syarat tersebut “baiklah Pak, saya terima syarat Anda” jawab imam idris.


Hari yang ditentukan pun tiba, imam idris akan dinikahkan dengan putri pemilik delima yang cacat dan belum pernah dilihatnya sama sekali selama bekerja ditempat tersebut. Selesai akad nikah imam idris dipersilahkan menemui istrinya yang katanya cacat menunggu dikamar pengantin. Imam idris mengucapkan salam sembari masuk kedalam kamar pengantin “ Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh” tak disangka tak diduga dari dalam kamar pengantin ada yang menjawab salam imam idris, dalam hati imam idris bertanya – tanya “kok ada yang menjawab salamku dari dalam kamar, apa mungkin salah kamar, tapi ini memang kamar pengantin”. Belum puas dengan apa yang didengar imam idris lantas masuk kedalam kamar pengantin, diapatinya seorang wanita yang sangat cantik berdiri tegak senyum simpul kedua tangan sehat, mata mampu melihat telinga juga mampu mendengar, lisan mampu menjawab salam. Imam idris makin penasaran terus bertanya “siapa engkau wahai wanita sholihah ?” istri menjawab “akulah anak pemilik delima yang tidak lain adalah istrimu wahai orang sholih” mendengar jawaban tersebut imam idris takut langsung berlari keluar mencari pemilik delima yang kini menjadi ayah mertuanya. 


Bertemu sang mertua imam idris lantas bertanya “sebenarnya dimana istri saya yang tadi engkau nikahkan denganku wahai bapak metuaku ? istri yang katanya cacat, didalam kamar yang saya jumpai adalah sosok wanita cantik dengan mata tajam, kaki kokoh dapat berdiri, kedua tangan utuh telinga mampu mendengar dan lisan mampu berucap.” Mertua menjawab “dia memang anakku satu – satunya yang kunikahkan dengan engaku pagi tadi, cacat yang kukatakan adalah cacat dari maksiat kepada Allah. Kaki cacat tidak pernah berjalan mendatangi kemaksiatan, tangan cacat tidak pernah dipakai untuk kemaksiatan, telinga tuli tidak pernah mendengarkan sesuatu yang tidak baik, lisan bisu tidak pernah berucap sesuatu yang sia – sia, mata buta tiada pernah digunakan untuk melihat hal – hal maksiat. Karena memang dari awal saya mengagumi kebaikan akhlakmu anak muda, hanya karena delima secuil berani meminta kehalalan. Itulah yang kusukai darimu, engkau pantas mendapatkan wanita sholihah seperti anakku tersebut. Hampirilah istrimu dan laksanakan apa yang jadi kewajibanmu.”


Mendengar jawaban dari bapak mertua imam idris sangat bersyukur sekali mendapatkan kehalalan buah delima bahkan mendapatkan kehalan anak pemilik delima untuk jadi istrinya. Dari benih unggul akan tercipta hasil unggul jua itulah kisah orang tua imam syafi’i imam besar fiqh yang kepadanya kita orang indonesia bermadzhab.


Semoga kisah diatas mampu menggugah hati anak – anak muda dan orang tua dalam menjaga kehalalan apa – apa yang dikonsumsinya. Agar terbiasa dengan sesuatu yang halal dan endingnya mendapatkan kebaikan dunia akhirat baik berupa diberi rizki anak yang sholih sholihah atau dimudahkan segala keinginannya.


Memuliakan Keluarga Guru

Memuliakan Keluarga Guru
Sobat BM Cerita - Sebagai seorang murid yang baik alangkah baiknya tidak hanya menghormati serta memuliakan gurunya saja, namun juga harus Memuliakan keluarga Guru dihormati lahir dan batin jika ingin mendapat ilmu yang manfaat. Hal ini sudah dibuktikan oleh santri – santri pondok pesantren sejak jaman dahulu, banyak dari kalangan santri yang jadi orang mulia karena berkah menghormati guru beserta keluarganya bukan sekadar karena santri itu pintar. Justru yang pintar namun tidak menghormati guru dan keluarganya ilmunya tidak manfaat sekalipun ilmunya tinggi.


Sungguh miris melihat kenyaan yang ada, khususnya kalangan anak sekolah. Banyak dari para siswa yang kurang bisa mengahrgai gurunya namun tidak sedikit yang tetap menghargainya. Bukan berarti lebih membanggakan santri ketimbang anak sekolah, namun memang kenyataannya memang santri mampu mempraktekan bagaimana cara memuliakan guru dan keluarganya. Lihat saja kenyataan yang ada seorang kiyai rata – rata lebih dihormati ketimbang guru sekolah formal. Itu membuktikan bahwa keberkahan santri lebih tampak.


Seperti cerita berikut dari kalangan santri yang pastinya semua orang sudah mengenal siapa santri yang ada dicerita ini. Alkisah suatu ketika seorang santri secara tidak sengaja mendengar Ibu Nyainya bilang kepada Pak Kiyai kalau cincinya jatuh dan masuk kedalam tempat pembuangan kotoran saat qodlo hajat. Mendengar hal tersebut sang santri tidak menunggu lama langsung saja Ia lari dan mendatangi tempat dimana cincin Bu Nyai jatuh tadi. Segera sang santri masuk kedalam tempat pembuangan kotoran (kotoran manusia) tanpa ragu – ragu dicarinya cincin Bu Nyai. Kalau orang biasa siapa yang mau masuk kedalam lubang pembuangan yang dipenuhi kotoran tersebut, sudah bisa dibayangkan bagaimana baunya.


Sang santri tidak menyerah untuk mencari cincin Bu Nyai, di korek terus sampai akhirnya dapat ditemukan cincin Bu Nyai tersebut. Segera santri mandi dan mencuci cincinya. Selesai semua langsung santri menghadap pak kiyai untuk menyerahkan cincin bu nyai. Betapa kagumnya sang kiyai terhadap santrinya tersebut hingga ridlo lahir bathin terhadapnya. Karena berkah ridlo kiyai tersebut akhirnya santri tersebut menjadi ulama besar yang sangat disegani dan dihormati umat islam tidak hanya di indonesia namun diseluruh kalangan umat islam dunia. Anak nya menjadi menteri agama pertama cucunya menjadi presiden RI ke 4. Semua pasti sudah mengenal siapa santri tersebut, iya benar beliau adalah Mbah KH. Hasyim Asy’ari pendiri NU pejuang kemerdekaan RI dari kalangan Ulama.


Semoga dari kisah Mbah KH. Hasyim Asy’ari tersebut dapat menggugah semangat santri maupun siswa sekolah untuk menghormati para guru dan keluarganya. Semoga mendapat keberkahan guru – guru akhirnya hidupnya bermanfaat dunia akhirat.


Berkah Orang Dermawan

Berkah Orang Dermawan
Sobat BM Cerita - Dermawan atau yang dalam bahasa arabnya sakho’ yang dalam bahasa jawanya Beloboh merupakan sifat yang baik yang sangat di anjurkan oleh agama, ada kata – kata mutiara yang mengatakan “Seorang Dermawan dekat dengan Allah, dekat dengan manusia dan jauh dari neraka” begitu indah jika seorang muslim dermawan.

Berkaitan dengan sifat dermawan tersebut saya teringat sebuah cerita yang dulu pernah diceritakan guru saya K. Hisyam Ima saat ngaji. Cerita yang menurut saya sangat hebat dan semoga saja mampu menginspirasi dan mampu menumbuhkan dermawan dermawan baru. Disuatu desa dekat pesisir pantai ada seorang kaya yang sangat dermawan, Ia tak pernah pikir - pikir kalau mendermakan hartanya. Lebih - lebih yang ada kaitanya dengan kemasyarakatan dan keagamaan. suatu ketika datang panitia pembangunan Masjid hendak meminta bantuan si kaya untuk meneruskan pembangunan masjid. Sikaya tidak berpikir anjang langsung masuk kekamar untuk mengambil uang. Ia tidak menghitung berapa nominal uang yang akan diberikan hanya mengambil dua genggam uang yang dalam bahsa jawanya "Ngraup" atau mengambil dengan dua tangan tanpa menghitungnya. Bisa saja jumlah uang itu jutaan rupiah namun tidak ada rasa sayang sedikitpun sikaya memberikan harta sebanyak itu.


Dilain hari ada panitia pembangunan pondok pesantren yang datang hedak meminta bantuan juga, namun uang yang dirumah telah habis. Ia hanya memberikan kertas yang diberi tanda tangan seraya menyuruh orang yang minta bantuan tadi pergi ketempat pelabuhan untuk menyodorkan kertas yang tadi diberikan kepada nelayan anak buah sikaya tersebut. Ternyata semua uang hasil penjualan ikan tersebut disuruh kasihkan kepanitia tadi, berapapun jumlahnya. Jutaan rupiah ataupun puluhan juta diberikan semua.


Suatu ketika sikaya menunaikan ibadah haji ketanah suci. setelah selesai menjalankan ibadah haji dan hendak pulang ketanah air Ia membeli sekantong batu akik yang niatnya cuma iseng - iseng saja buat kenang - kenangan. pulang dari tanah suci batu tadi cuma disimpan diatas plafon saja, tanpa ada keinginan menggosok dan membuatnya jadi hiasan cincin.


Lama batu disimpan sikayapun lupa dengan batu tersebut, hingga bulan puasa tiba. menjelang lebaran tiba sikaya seperti kebiasaannyabersih - bersih rumah. Hingga suatu hendak membersihkan plafon jatuhlah batu akik yang dulu dibeli dari tanah suci, namun apa yang terjadi ? batu tersebut berubah menjadi intan permata yang sangat indah. kemudian sikaya cuma iseng - iseng datang ketukang batu untuk menggosokan batu tersebut sebagai permata cincin. Situkang batu sangat kagum dengan batu bermata yang dibawa sikaya tersebut bahkan menawar sangat mahal. Karena niatan sikaya tidak hendak menjual batunya Ia tidak menerima tawaran tukang batu.


Setelah permata cincin jadi dan dipakai sudah hampir lama ada seorang miliarder melihat cincin permata yang dipakai sikaya, miliarder tersebut tertarik dengan cincin tersebut dan memaksa ingin membelinya dengan harga fantastis. Karena dipaksa dan memang sifat asal sikaya yang dermawan dan tidak merasa sayang dengan duniawiyah yang dimilikinya akhirnya cincin itu dilepas dan dibeli miliarder.


Betapa mulianya sifat dermawan, dermawan tak akan membuat orang miskin bahkan sebaliknya membuat orang semakin kaya dan semakin berkah hidup dan hartanya.


Sebab diberikannya Lailatul Qodar untuk Nabi Muhammad SAW dan umatnya

Alhamdulillah pada kesempatan yang berbahagia ini tepatnya dibulan romadlon yang penuh berkah ini BM Cerita akan menyuguhkan cerita yang ada kaitannya dengan lailatul qodar agar kita semangat menggapai lailatul qodar tersebut.


Lailatul Qodar atau malam yang istimewa yang hanya ada didalam bulan romadlon yan kemuliaanya melebihi 1000 bulan atau 83 tahun lebih 4 bulan merupakan sarana praktis kita umat Nabi Muhammad yang rata rata hanya berumur 60-80th, maka dari itu patutlah kita bersyukur diberi keistimewaan dibanding umat terdahulu dan semangatlah kita untuk mendapatkannya.


Sebab diberikannya Lailatul Qodar untuk Nabi Muhammad beserta umat ialah rasa sayang Allah SWT kepada Nabi Muhammad dan umatnya. Suatu ketika Malaikat Jibril AS mendatangi Nabi Muhammad SAW dan menceritakan kisah seorang Hamba Allah yang sholih yang hidup dijaman bani isroil namanya Nabi Syam'un Alghozi yang sering dibikin cerita di pilm pilm sebagai Samson yang sangat kuat ini diadopsi dari kisah Nabi Syam'un.


Nabi Syam'un berperang melawan orang kafir sendirian selama 1000 bulan, Beliau cuma bersenjatakan pedang yang diletakannya dileher untanya. Tatkala Nabi Syam'un menggunakan pedangnya untuk melawan orang kafir tidak terhitung berapa banyak kafir yang tewas atas pedangnya tersebut. Ketika haus dari sela-sela giginya dapat mengeluarkan air yang sedap untuk diminum dan ketika lapar dari sela-sela giginya pula keluar daging yang enak untuk dimakan.


Selama 1000 bulan Nabi Syam'un selalu menang berperang melawan orang kafir akhirnya putus asa juga para kafir melawan Nabi Syam'un, akhirnya orang-orang kafir merayu istri Nabi Syam'un agar mau menangkap suaminya dan diserahkan kepada orang kafir dengan cara iming-iming harta yang melimpah. 


Diberikannya tambang dengan niatan untuk mengikt Nabi syam'un ketika tidur pulas. Akhirnya istrinya yang juga kafir itu mengikat Nabi Syam'un ketika tidur pulas, Nabi Syam'un pun terbangun dengan kondisi terikat seraya berkata : siapa yang mengikatku ? istri menjawab ; Saya Mas, cuma ingin menguji seberapa kuatkah suami kesayanganku. Nabi Syam'un menggerakan tangannya lalu putuslah tali tersebut.


Pagi harinya istri laporan keorang - orang kafir bahwa ia gagal melaksanakan tugas, lalu orang kafir memberikan rantai untuk mengikat Nabi Syam'un malam nanti. Ketika malam hari datang dan Nabi Syam'un tidur pulas istri mengikatnya dengan ranta. Tatkala Nabi Syam'un terbangun kagetlah Beliau karena ada rantai ditubuhnya seraya berkata : siapa yang mengikatku ? istri menjawab : saya sayang, cuma mau menguji lagi seberapa kuatnya suami kesayanganku. Nabi Syam'un menggerakan tangannya dan putuslah rantai tersebut.


Kemudian Nabi Syam'un memanggil istrintya disuruhnya duduk disampingnya dengan rasa sayang Nabi Syam'un menceritakan kepada istrinya tanpa rasa curiga sama sekali "wahai istriku Aku adalah kekasih Allah tidak ada didunia ini yang dapat mengalahkanku kecuali kelemahanku ini ada dirambutku yang panjang ini" akhirnya istrinya mengetahui dimana kelemahan Nabi Syam'un, tatkala Nabi Syam'un tidur pulas dipotongnya rambut Nabi Syam'un yang panjang menjadi 8bagian 4 untuk mengikat tangan dan 4 untuk mengikat kakinya.


Pagi harinya istri mengabarkan kepada orang kafir bahwa Nabi Syam'un telah dilumpuhkan. Akhirnya oran-orang kafir ramai-ramai mendatangi Nabi Syam'un dibawa ketempat penyembelihan/penyiksaan diikatlah Nabi Syam'un di sebuah tiang dibutakannya mata Nabi Syam'un dengan sangat kejam bibir telinga, tangan dan kaki dipotong dengan sangat kejam dan para kaum kafir berkumpul ditempat penyembelihan untuk menyaksikannya.


Kemudia Allah SWT memberi wahyu kepada Nabi Syam'un AS "wahai hambaku yang sholih apa yang engkau minta maka akan kukabulkan" Nabi Syam'un menjawab "Saya minta dikembalikan kekuatan yang dulu engkau kuasakan kepadaku sehingga bisa kurobohkan tiang ini dan menimpa orang kafir"


Maka Allah memberikan kekuatan kepada NAbi Syam'un dan dirobohkannya tiang dan atap tempat penyembelihan sehingga menimpa orang-orang kafir dan istrinya Nabi Syam'un ikut tertimpa dan matisemua.


Allah SWT menumbuhkan kembali semua anggota tubuh Nabi Syam'un yang telah di potong dan akhirnya Nabi Syam'un puasa disiang hari dan ibadah dimalam harinya selama 1000 bulan berikutnya dan memerangi orang-orang kafir dengan pedangnya tanpa rasa takut.


Para Sahabat yang mendengar kisah tersebut menangis karena merasa iri dengan ibadahnya Nabi Syam'un yang sangat luar biasa tersebut. Para sahabat bertanya kepada Rosulullah "Ya Rosulallah apakah engkau mengetahui seberapa banyak pahala yang diperoleh Nabi Syam'un ?" rosulullah menjawab "saya tidak tahu wahai sahabatku" Kemudian Malaikat Jibril AS turun dan menyampiakan kepada Rosulullah amanat Allah yaitu surat "Al Qodar" seraya Malaikat Jibril berkata "Wahai Rosulullah saya membawakan untukmu dan umatmu Lailatul Qodar yang mana beribadah (ada yang berpendapat 2 roka'at) di malam istimewa/Lailatul Qodar lebih utama daripada beribadah 1000 bulan.


Ternyata sudah sangat panjang ya tulisannya, kuatir sobat capek baca saya rasa cukup sampai disini dulu. Mari semangat ibadah 1/3 akhir bulan penuh berkah ini.


Kehebatan Dua Kalimat Syahadat

Sobat BM Cerita - Guru Besar Kita Imam Muhammad bin Idris As Syafi’i yang lebih dikenal dengan Imam Syafi’i ra pernah bercerita tentang Kehebatan Dua Kalimat Syahadat, beliau pernah bertemu seseorang di Masjidil Haram yang sangat khusu’ dalam ibadahnya (thowaf) orang tersebut adalah mantan pendeta nasrani. Imam Syafi’i bertanya kepada pendeta tersebut “apa yang menyebabkan engkau meninggalkan agama leluhurmu dan pindah kedalam islam ?” pendeta menjawab “Saya telah menemukan agama yang benar, agama yang lebih baik dari pada agama leluhurku” imam syafi’i bertanya lagi “bagaimana bisa begitu, apa yang menyebabkan engkau meyakini islam ?”.


Akhirnya Pendeta menceritakan apa yang terjadi pada dirinya. Dulu saya pernah menaiki perahu ketika sampai ditengah lautan tiba-tiba ada ombak besar mengahantam perahu yang saya tumpangi, namun saya selamat dan terus berpegangan pada papan serpihan perahuku, ombak besar membawaku terdampar ke sebuah pulau yang didalamnya banyak pohon-pohon yang buahnya lebih manis dari pada madu dan lebih lembut dari pada buih dilautan disana juga terdapat sungai yang mengalirkan air yang sungguh nikmat, segala puji bagi Allah yang telah memberikan rizki kepadaku berupa buah yang sangat enak dan air sungai yang sangat nikmat. 


Ketika malam datang saya sangat merasa takut sekali jikalau ada binatang buas datang akhirnaya saya tidur diatas pohon, saat tengah malam tiba-tiba muncul seekor binatang dari permukaan laut yang bertasbih kepada Allah dengan lisan yang fasih “laa ilaaha illah alghoffar Muhammadur rosulullah an nabiyul mukhtar” ketika binatang tersebut sampai didaratan ternyata kepalanya berbentuk kepala burung unta wajahya wajah manusia kakinya kaki unta dan ekornya ekor ikan. 


Saya semakin merasa takut sekali jikalau binatang tersebut menyakitiku, akhirnya saya turun dari pohon dan lari sekuat tenaga namun binatang tersebut menoleh kearahku lantas berkata “berhenti !!! jika tidak akan kumakan.” Kemudian saya berhenti dan binatang tersebut bertanya “apa agamamu wahai kisanak ?” saya menjawab “ agamaku nasroni”, binatang berkata “celakalah engakau wahai orang yang merugi kembalilah pada agama yang benar, ketahuilah engkau berada ditempat mukminin dari golongan jin, tidak akan selamat dari sini kecuali mereka yang mukmin” kemudian saya bertanya “bagaimana caranya saya masuk agama islam ?” binatang menjawab “ucapkanlah dua kalimat syahadat : 


أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله


(Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah)”

kemudian saya mengucapkan dua kalimat syahadat tersebut. Binatang bertanya “apakan engkau tetap akan tinggal disini atau mau kembali kepada keluargamu ?” saya menjawab “saya mau kembali kepada keluargaku” binatang “tetaplah engkau diam di sini hingga ada kapal lewat. Setelah itu binatang kembali lagi kedalam lautan belum hilang binatang itu dari pandanganku lewatlah kapal didepanku, akhirnya saya berteriak meminta tolong dan kapal tersebut menghampiri saya, didalam kapal tersebut ada 12 awak kapal dan mereka beragama nasrani, kuceritan kepada mereka apa yang baru saja kulalui dipulau tersebut dan akhirnya mereka semua masuk islam. Betapa islam itu indah.


Betapa bersyukurnya 13 orang nasrani tersebut yang mendapatkan hidayah dari Allah melalui kejadian aneh yang menimpa saudaranya dipulau tempat kaum mukminin dari golongan jin. Mereka mendapatkan kebahagiaan tidak hanya didunia ini tetapi kelak di akhirat juga akan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki.


Semoga kisah tersebut menginspirasi kita kaum mukminin yang dari lahir sudah islam karena orang tua kita memang islam, semoga Allah swt makin memantapkan iman kita.

Amin ya robbal ‘alamin . . . .

Ucapan Orang Tua Adalah Do’a

Sobat BM Cerita - Ucapan orang tua adalah doa, sebuah ungkapan ringan namun mengandung makna yang mendalam. Betapa tidak, orang tua yang sangat dekat dengan kita anak – anak nya sudah susah payah mengurus kita sejak kita dalam kandungan sampai kapanpun kita ada orang tua masih sayang kita. Merupakan sebuah anugerah dari Allah SWT jika ucapan orang tua menjadi sebuah doa baik yang buruk maupun yang baik.


Ucapan Orang Tua Adalah Do’a
Perlu diingat, bagi anak janganlah menganggap enteng orang tua hati – hatilah dalam menjaga hati orang tua. Jangan menyinggung perasaannya dengan melontarkan kata – kata yang tidak pantas ataupun tidak menuruti perintahnya yang tidak bertentangan dengan agama. Bagi para orang tua alangkah baiknya betapa dongkolnya kepada seorang anak jangan mudah mengucapkan kata – kata yang jelek buruk tidak bermakna.


Bicara soal ucapan orang tua adalah do’a ada sebuah kisah menarik dari pahlawan nasional kita Jendral Sudirman. Siapa yang tidak mengenal sosok pahlawan yang gagah berani yang satu ini, kegigihannya melawan penjajah patut kita contoh, dahulu kita dijajah belanda sekarang pun kita dijajah kebodohan, maka dari itu kita juga harus gigih memerangi kebodohan dengan semangat Jendral Sudirman. Bergerilya melawan penjajah hingga penjajah sangat takut melawan pasukan Jendral Sudirman, begitu pula dalam kita memerangi kebodohan harus berani walaupun gerilya harus dilakukan, pindah – pidah dari TK hingga PT (Perguruan Tinggi) agar belanda yang bodoh pergi jauh.


Ternyata seorang Jendral besar seperti jendral sudirmanpun masa kecilnya unik, beliau kala kecil usia SD suka sekali marah – marah mengamuk jika pulang dari sekolah belum ada makanan dimeja makan. Sampai – sampai kursi – kursi di dorong sampai jatuh, setiap pulang selalu begitu. Namun sang ibu yang bijak tidak serta merta memarahi sudirman kecil, Cuma melempar senyum sambil mendoakannya. Yang lebih unik lagi ibunya tidak pernah berkata jelek pada sudirman kecil sekalipun sudirman kecil seorang pemarah. Setiap sudirman kecil pulang langsung sang ibu memerintahkan saudara yang besar untk menyiapkan makanan sembari berkata “siapkan makanan sang jendral sebentar lagi pulang” bukan malah mengatakan “anak nakal, anak badung dan sejenisnya yang jelek” karena ibunya sadar bahwa ucapan seorang ibu merupakan do’a untuk anaknya.


Alhasil seorang sudirman yang masa kecilnya suka mengamuk kalau belum ada makanan akhirnya menjadi jendral besar lantaran do’a ibunya. Maka dari itu bagi siapa saja janganlah sembarang berucap untuk anak terutama seorang ibu, karena do’a jelek seorang ibu untuk anaknya sangatlah mujarab berbeda dengan seorang ayah yang lebih condong do’a yang baik yang mujarab untuk anaknya.

Jangan Lewatkan juga Berkah Orang Dermawan

Teguh Pendirian

Sobat BM Cerita - Setiap manusia pasti punya rasa bimbang dalam hidupnya, kadang bingung dalam memilih satu di antara dua. Namun yakinlah setiap kejadian pasti membawa hikmah, maka dari itu janganlah takut untuk memutuskan sesuatu. Yakin dengan pendirian sendiri Teguh Pendirian, namun harus selalu memohon petunjuk kepada Yang Maha Kuasa. Berkaitan dengan hal tersebut ada sebuah hikayat pendek yang semoaga saja dapat mengisnpirasi kita untuk lebih baik.


Teguh Pendirian
Suatu ketika Lukmanul Hakim sedang pergi dengan putranya kepasar untuk membeli kuda. Karena pada saat itu belum ada motor ataupun mobil, kalo sudah ada pastinya akan beli mobil yang lebih enak dinaiki. Sampilah Lukmanul Hakim dan putranya dipasar mereka berjalan untuk melihat-lihat dulu kuda yang bagus yang cocok untuk dibeli. Akhirnya dipilihlah satu kuda yang sangat cocok dengan harapan dengan harga yang cukup tak terlalu mahal.


Pulanglah Lukmanul Hakim beserta putranya membawa kudanya yang baru dibeli, namun tidak dinaiki, Lukmanul hakim dan putranya berjalan sambil menarik kudanya. Ketika cukup jauh berjalan bertemu dengan seseorang seraya berkata “Hai Lukman, kenapa kau biarkan putramu ikut berjalan, padahal kau bisa menaikan putramu diatas kuda.” Mendengar hal itu akhirnya Lukmanul Hakim memutuskan untuk menaikan putranya diatas kuda dan Lukmanul Hakim yang membawa kudanya.


Kemudian setelah berjalan cukup jauh bertemu lagi dengan seseorang seraya berakat “Hai Lukamanul Hakim, kenapa kau biarkan anakmu yang menaiki kuda sedangkan kau sendiri berjalan. Anakmu bisa disebut durhaka.” Mendengar penuturan orang tersebut goyah juga pendirian Lukmanul Hakim, akhirnya putranya turun dan gantian Lukman yang menaiki kuda dan anaknya berjalan.” Kembali mereka melanjutkan perjalanan, dijalan kembali bertemu dengan seseorang seraya berkata “Hai Lukman bukankah kau bisa menaiki kuda bersama – sama putramu, itu lebih meringankan kalian.” Mendengar hal itu akhirnya Lukman dan putranya menaiki kuda bersama-sama. 


Namun tetap saja di jalan masih ada yang memberi masukan “Hai Lukman mengapa engaku menaiki kuda yang baru kau beli, apa engkau tak kasian dengan kudanya ?” mendengar penuturan orang tersebut Lukmanul Hakim memantapkan hati, tidak mau lagi mendengar omongan orang, beliau bertekad dengan pendirian sendiri. Mulai saat itu Lukmnul Hakim tidak mudah goyah pendirian dengan omongan orang. Akhirnya kudanyapun dinaiki bersama dengan putranya sampai rumah.


Dari hikayat tersebut dapat diambil hikmah bahwa kita harus selalu punya pendirian dalam segala hal, jangan mudah terprofokasi dengan omongan orang. Semoga kita selalu dapat memetik hikmah dari setiap hikayat yang kita dengar.


Back To Top